Selasa, 25 Januari 2011

PERKEMBANGAN KEBERAGAMAAN PADA USIA ANAK-ANAK

PERKEMBANGAN KEBERAGAMAAN PADA USIA ANAK-ANAK
(makalah pendidikan)
PENDAHULUAN
Pendidikan sangat penting bagi manusia. Pendidikan setidaknya ditanamkan pada saat lahir. Metode pendidikan pada usia dini tentunya berbeda dengan metode pendidikan pada umumnya. Metode pendidikan pada usia ini ditekankan pada permainan yang dapat merangsang kecerdasan anak dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh pendidik. Pada masa kanak-kanak, orang yang paling berperan pada pendidikan adalah orang tua terutama seorang ibu, sehingga harus mempersiapkan metode yang tepat dalam mendidik amalnya sesuai dengan perkembangan psikisnya dan perkembangan keberagamaan pada usia anak tersebut.
RUMUSAN MASALAH
Pengertian Anak-anak
Perkembangan Fisik, Psikis usia anak
Perkembangan Keberagamaan pada usia anak
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan keberagamaan usia anak
Metode penanaman nilai-nilai agama pada usia anak
PEMBAHASAN
Pengertian Anak-anak
Anak adalah makhluk sosial seperti juga orang dewasa. Anak membutuhkan orang lain untuk dapat membantu mengembangkan kemampuannya, karena anak lahir dengan segala kelemahan segingga tanpa orang lain anak tidak mungkin dapat mencapai taraf kemanusiaan yang normal, menurut John Locke ( dalam Gunarsa, 1986) anak adalah pribadi yang masih bersih dan peka terhadap rangsangan-rangsangan yang berasal dari lingkungan. Sobur (1988), mengartikan anak sebagai orang yang mempunyai pikiranh, perasaan, sikap dan minat berbeda dengan orang dewasa dengan segala keterbatasan. Haditono (dalam Damayanti, 1992), berpendapat bahwa anak merupakan makhluk yang memerlukan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya. Semua uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa anak merupakan makhluk sosial,yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya, anak juga memiliki perasaan, pikiran, kehendak tersendiri yang kesemuanya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta strukturyang berlainan pada tiap-tiapfase perkembangan pada masa kanak-kanak (anak)[ http://dunia psikologi-dagdigdug.com/2008/11/19/].
Perkembangan Fisik, Psikis Usia Anak
Perkembangan fisik usia anak
Kebanyakan para ahli percaya bahwa selam enambulan pertama, bayi dari suatu kelompok dengan budaya dan tingkat sosial yang sama tumbuh lebih seragam dalam hal panjang dan berat badann namun, setelah enambulan bayi dari keluarga berada tumbuh lebih cepat karena gizi yang lebih dan standar kesehatan yang tinggi.
Pada usia 3 tahun barulah ukuran tinggi anak merupakan petunjuk yang baik bagi tinggi masa dewasa, korelasi antara ukuran tinggi anak pada usia itu dan pada mas dewasa kurang lebih 0,7. dengan bertumbuhnya ana, kaki relatif menjadi lebih panjang dari badan, sedang ukuran panjang badan lebih memanjang dibandingkan dengan lebar badan anak[ dr.med. Meitasari Tjandrasa, perkembangan dan kepribadian anak, Jakarta : Erlangga, 1984. hlm 74-75].
Perkembagan psikis usia anak
Amarah
Penyebab amarah yang paling umum adalah pertengkaran mengenai permainan, tidak tercapainya keinginan dan serangan yang hebat dari anak lain.
Takut
Pembiasaan, peniruan dan ingatan tentang pengalaman yang kurang menyenagkan berperan penting dalam menimbulkan rasa takut, seperti cerita-cerita, gambar-gambar, acara radio dan televisi dan film-film dengan unsur yang menakutkan.
Cemburu
Anak menjadi cemburu bila ia mengira bahwa minat dan perhatian orang tu beralih kepada orang lain di dalam keluarga, biasanya adik yang baru lahir.
Ingin tahu
Anak mempunyai rasa ingin tahu terhadap hal-hal yang baru dilihatnya, juga mengenai tubuhnya sendiri dan tubuh orang lain. Reaksi pertama adalah bentuk penjelajahan sensomotorik.
Iri hati
Anak-anak sering iri hati mengenai kemampuan atau barang yang dimiliki orang lain. Iri hati diungkapkan dalam bermacam-macam cara, yang paling umum adalah mengeluh tentang barangnya sendir, dengan mengungkapkan keinginan untuk memiliki barang seperti dimiliki orang lain.
Gembira
Anak-anak merasa gembira karena sehat, situasi yang tidak layak, bunyi yang tiba-tiba atau yang tidak diharapkan. Anak mengungkapkan kegembiraannya dengan tersenyum dan tertawa, bertepuk tangan atau orang yang membuatnya bahagia.
Sedih
Anak-anak merasasedih karena kehilangan segala sesuatu yang dicintai atau yang dianggap penting bagi dirinya, apakah itu orang, binatang, atau benda mati seperti mainan.
Kasih sayang
Anak-anak belajar mencintai orang, binatang atau benda yang menyenangkannya. Ia mengungkapkan kasih sayangsecara fisik dengan memeluk, menepuk dan mencium objek kasih sayangnya[ Elizabeth B. Hurlock, psikologi perkembangan, Jakarta : Erlangga, 1984. hlm 116].
Perkembangan Keberagamaan pada Usia Anak
Menurut penelitian Ernest Harms, perkembangan agama anak itu melalui beberapa fase (tingkatan). Dalam bukunya The Development of Religius on Children, ia mengatakan bahwa perkembangan agama pada anak-anak itu melalui

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar